dokumentasi pribadi |
CNI Indonesia terbilang
proaktif, menggandeng Blogger menimba pengetahuan seputar dunia blogging.
Bermitra dengan Indonesia Social Blogerpreneur (ISB), pernah membahas materi “Optimasi Content Blog” baik secara SEO atau share osmed.
Bermitra dengan Indonesia Social Blogerpreneur (ISB), pernah membahas materi “Optimasi Content Blog” baik secara SEO atau share osmed.
Pada Blogger Gathering 2018 “Part 1,” tema diangkat
cukup berbeda. “Create Your Story With
Smartphone,” sebagai upaya optimasi konten melalui video.
CNI adalah perusahaan MLM yang lahir di
Bandung 1 Oktober 1986, lekat dengan produk Sun Chlorella A dari Jepang.
Setelah tiga dasawarsa lebih, kini telah memiliki
10 kantor cabang serta ratusan Distribution Center Chain Store yang tersebar di
seluruh Nusantara.
Guna memperluas jaringan di pasar
Internasional, berdiri CNI Corporation di Malaysia. Hal ini untuk mempermudah
ekspansi, ke negara seperti Singapura, Hong Kong, Cina, India, Brunei,
Filiphina, Thailand, Nigeria dan menyusul negara lainnya.
Blogger Gathering 2018 "Create Your Story With Smartphone"
Minggu, 3/Maret’18, Kelas CNI bareng ISB mengetengahkan tema membuat Video dengan smartphone.
Minggu, 3/Maret’18, Kelas CNI bareng ISB mengetengahkan tema membuat Video dengan smartphone.
Kang Dudi Iskandar sang narasumber berlatarbelakang
fotografi, namanya kerap memenangkan lomba video.
Kenapa Video ?
Tak dipungkiri, kini eranya orang suka video. Gambar
bergerak cukup diminati, setiap orang bisa membuat melalui smartphone.
Vlog atau “Video Log” adalah sebuah catatan harian dalam
bentuk Video, membubuhkan unsur ‘Aku’ di dalamnya. Kekuatan “keakuan” atau
personal inilah, yang membedakan Vlog dengan video mainstream.
Mengapa sih musti menggunakan media Youtube ?
Karena youtube, adalah media informasi dan
hiburan yang sedang happening. Menurut data –dirilis tahun 2014 di Amerika--, penonton youtube ada di angka 38.2 milliar.
Pada rentang tahun 2012- 2014, penikmat
youtube via mobile meningkat pesat hingga 400%. Pada tahun 2016 dari 50% orang yang menonton video via
mobile, 45% diantaranya bertahan kurang dari 6 menit.
Pada tahun yang sama (2016) Real-time storytelling
via Live-stream social Periscope dan FB mulai popular FB. Setahun kemudian –2017--,
Insta Story dan FB Live mulai digandrungi.
Bagi seorang vlogger, setidaknya musti
memiliki 4 kemampuan ; Bisa
mengoperasikan HP, Mengedit Video, Membuat Naskah dan Menyebarkan
Video.
Agar sebuah vlog bisa maksimal, beberapa alat dibutuhkan seperti : Smartphone,
Tripod, Monopod/ tongsis, steady cam,
Remote Control, Holder Tripod, Mic, Voice Recorder (alternatif)
Tehnik shoting, bisa mengambil long short (video
panjang tanpa dipotong, tidak rekomended untuk video menggunakan HP—efek goyang
tidak bisa dihindari)
Metode “Cut to Cut” lebih aman, vlogger bisa
mengambil beberapa gambar –sekian detik—kemudian dilakukan penggabungan.
Ada tips
dari Kang Dudi nih !
Usahakan setiap shot, mengambil sekitar 5-15
detik dengan sudut pengambilan 45 derajad. Bisa mengambil angle “Close up”, “Medium”
dan “suasana.” Urutan pengaturan angle
sangat flexible, sesuai kebutuhan.
Setiap scene --biasanya-- butuh 3 - 5 detik berganti video berikutnya, --menurut penelitian-- orang bertahan melihat video pada 8.25 detik pertama.
Kalau konten yang dilihat menarik, maka akan diteruskan melihat pada detik berikutnya. kalau tidak menarik, akan pindah video lain.
Setiap scene --biasanya-- butuh 3 - 5 detik berganti video berikutnya, --menurut penelitian-- orang bertahan melihat video pada 8.25 detik pertama.
Kalau konten yang dilihat menarik, maka akan diteruskan melihat pada detik berikutnya. kalau tidak menarik, akan pindah video lain.
Saat ini, beberapa Smartphone sudah Full HD. Sehingga
sudah membedakan, hasil video dengan kamera profesional atau Smartphone.
Namun, ada yang tidak bisa dielakkan dari
smartphone. Kapastitas sensor dan memori yang ada didalam smartphone, tentu
tidak sebesar yang dipasang di kamera.
Tripod cukup memiliki peranan penting, untuk
menjaga pengambilan gambar tetap stabil saat “Zoom in” dan “zoom out”.
Pun saat pengaturan pengambilan gambar, untuk “Low
Angle Short” dan “High angle short”, termasuk “Selfie” dan “Timelapse.”
Tapi, jangan kawatir , bagi yang belum ada
tripod. Bisa disiasati, dengan posisi steady. Yaitu saat memegang smartphone, dua
siku bertumpu pada sisi kiri dan kanan tubuh. Perlu diingat, pengambilan gambar
berputar (kira-kira) 45 derajad --jangan lebih.
Musik latar, adalah hal paling krusial
(terkait dengan hak cipta). Namun, ada sumber musik bisa diakses secara free.
Seperti menggunakan fasilitas terdapat di Youtube atau resound.com, freemuciscarchive.com, Joshwoodward.com, incompetech.com
dan sebagainya.
Musik dipilih, musti senyawa dengan gambar
atau video yang ditampilkan. Jangan sampai, video yang sedih dipasang musik
yang riang.
Kaidah dalam video mirip seperti blog,
menerapkan “5W 1 H.” Namun, narasi dalam video tidak perlu detil, karena deskripsi video akan tampak pada
pengambilan gambar.
Yuk, Praktek NgeVlog !
Siapkan bahan Vlog, berupa gambar dan Video. Kemudian download dulu—saya pakai—aplikasi Legend dan Power Diretor (kalau anda menggunakan aplikasi lain silakan)
Siapkan bahan Vlog, berupa gambar dan Video. Kemudian download dulu—saya pakai—aplikasi Legend dan Power Diretor (kalau anda menggunakan aplikasi lain silakan)
Buat Judul Vlog dengan “Legend.”
Buka aplikasi Legend, tulis judul yang
dikehendaki kemudian klik “Tanda centrang.” Anda akan masuk pada image, untuk
latar belakang judul.
Setelah memilih gambar, akan ada pilihan font
huruf dan warna. Silakan memilih sesuai selera, usahakan yang mudah dibaca.
step membuat judul vlog dengan aplikasi "Legend" - dokpri |
Klik Download (paling bawah), maka akan
tersimpan di file “Legend.” So, membuat judul sudah beres.
Buka Aplikasi Power Director
Klik “New Project” isilah judul project pada “Project Name.” Pilih
“Project Ratio 16.9”—landscape, kemudian klik “OK.”
membuka New Project di Power Director - dokpri |
Kita akan tiba pada table project, masuk ke
file “Legend” untuk memasang judul. Caranya klik video diinginkan, kemudian
pencet tanda “+.”
meja kerja untuk editing - dokpri |
Cara yang sama berlaku, saat menambah video
yang dikehendaki. Sehingga akan membentuk, sebuah deretan panjang berisi video
dan atau foto (bisa video saja, foto saja atau gabungan keduanya)
Nah untuk
proses “Cut” video, silakan gunakan gambar cutter (dikiri layar). Untuk
keperluan editing klik gambar “Pensil,” akan ada “Volume”, “Rotate”, “ Color”,”
Tutorial”, “Speed”, “Flip”, “ Skin Smoothener”,”Crop”, “ Duplicate” dan “Reverse.”
editing video - dokpri |
Untuk lebih detil ulasan setiap fitur, saya
sarankan anda mengeksplor sendiri. Sungguh, prakteknya lebih simple dibanding
memahami melalui tulisan.
Setelah video digabungkan dan diedit, klik gambar
film di kanan atas layar. Akan keluar dua pilihan, “Save Project” dan “Produce
Video.”
Untuk video yang siap ditayangkan di youtube, pilih “Produce Video”. Dan, saya sudah praktek, hasilnya ada di bawah ini. (Maaf masih amatir jadi belum optimal--hehehe)
Untuk video yang siap ditayangkan di youtube, pilih “Produce Video”. Dan, saya sudah praktek, hasilnya ada di bawah ini. (Maaf masih amatir jadi belum optimal--hehehe)
O’ya. CNI saat ini mulai focus di dunia
digital. CNI sudah "Go online" melalui geraicni.com, dengan member sebanyak 35
ribu member, baru sekitar 5% bermain online.
Peluang blogger terbuka lebar, yaitu bisa mencari income tambahan dari
CNI dengan cara viral produk di geraicni.com.
Tidak perlu stok dan membeli barang dulu, untuk mendapat point—akumulasi point bisa ditukarkan reward yaitu margin sebesar 15%. Untuk lebih detil, silakan klik web www.geraicni.com
Tidak perlu stok dan membeli barang dulu, untuk mendapat point—akumulasi point bisa ditukarkan reward yaitu margin sebesar 15%. Untuk lebih detil, silakan klik web www.geraicni.com
Meski amatir video nya boleh juga mas saya suka sekali dengan hasil edit nya sederhana tapi bagus hehehe
BalasHapusMakasih mbak Nucky
HapusMas, keep link-nya. Pengen belajar vlog ni... nuwun sebelumnya/
BalasHapusMakasih mbak
HapusGampang susah ya editing video itu, tapi kalau ditekuni bisa bagus juga :)
BalasHapusMusti sabar ya Teh
HapusCakep lho videonya. Itu HP ditempel di mana sih bisa merekam sambil nyetir? *penasaran. mau bikin yang begini juga.
BalasHapusPakai tongsis atau tripod kak :)
HapusSusah-susah-gampang ya edit video itu. Keren nih sampai ada tutorial editingnya. Thanks for sharing, mas!
BalasHapuskuncinya, musti sering praktek kakak :)
HapusAku save linknya ah, buat dibaca-baca nanti. Thanks for sharing ya, Kak!
BalasHapusMakasih Kakak :)
HapusPagi mas Agung. Beruntung banget nih Mas Agung belajar Vlog lewat maestronya Kang Dudi. Aku coba belajar sendiri gak tamat-tamat. Dapat ilmunya langsung enak mas bisa tanya langsung. Aku suka produk CNI yang kopi gingsengnya
BalasHapusilmu akan bermanfaat kalu dipraktekkan ya kak
HapusSebenarnya pengen banget sering2 buat video, tp emang editingnya masih agak makan waktu untuk aku nih hahaha.
BalasHapusKoko mah, vieonya bagus bagus
HapusKapan ya kira2 ada lagi? Aku pengen banget ikutan. Infonya dapet dari mana?
BalasHapusVideonya sudah lumayan rapi Pak editingnya. Wah sudah bisa bikin film pendek nih.
BalasHapuskalo udah kenal editing video, pesan aku cuma 1, hati2 ketagihan :D
BalasHapusBlogger kini semakin dituntut utk multi tasking. Sehingga keterampilan dalam membuat konten video juga sangat diperlukan
BalasHapusProduk CNI aku suka
BalasHapus